Porto
HAPPY LIKE A BEE
Living Our Dreams

Savana Baluran

Banyak pengunjung yang mengaitkan foto foto pemandangan gunung yang menjulang di antara savannah baluran mirip dengan pemandangan alam yang ada di Afrika. Dan saya termasuk yang setuju.

Baluran adalah obyek wisata yang berada di kota banyuwangi, meskipun sudah terkenal tapi saya baru saja tahu 2017 lalu. Parah ya! Saya bersama suami sempat berkunjung ke Baluran karena searah dengan jalur mudik kami, dari Denpasar menuju Temanggung. Karena melewati banyuwangi kami memutuskan untuk sekalian mengunjungi Baluran.  Untuk menuju lokasi Savanahnya pengunjung harus membayar tiket masuk, tidak mahal kok, seingat saya tiketnya seharga 15k untuk setiap pengunjung. Kesan pertama sih sepi dari luar, kami mengendari mobil sepanjang jalan masuk yang berbatu dan ajrut ajrutan menuju savannah, lumayan jauh juga. Sekitar perjalanan satu jam dari pintu masuk menuju Savannah Baluran. Di sepanjang pinggir jalan bisa terlihat hutan yang masih rimbun. Berharap sih menemukan binatang macam ttul yang konon sempat dilihat oleh pengunjung yang beruntung. Tapi ternyata, saya hanya melihat ayam hutan dan monyet. 

img-1521605565.jpg

Setelah perjuangan satu jam an, akhirnya sampai juga di padang rumput yang hijau dan luas, masyaalloh memang bagus sih. Bagi saya pribadi memang baru nemu pemandangan savannah yang seindah baluran ini. Jadi dengan noraknya langsung foto foto bersama suami hehe. Namanya juga savannah, pasti didominasi rumput, namun beberapa pohon yang saya tidak tahu namanya tetap tumbuh tegak dan rindang. Nun jauh mata memandang terlihat gunung yang menjulang gagah keabu abuan seakan memandang setiap pengunjung yang sedang berdecak mengagumi indahnya pemandangan.

img-1521605592.jpg

Tampak beberapa kubangan yang ada di pinggir jalan maupun di pinggir savannah, hanya saja tidak tampak seekor pun rusa, banteng maupun binatang lain yang merumput. Sepi. Seorang teman berkata, sebaiknya naik ke gardu pandang sehingga bisa melihat lebih jelas hewan hewan dari kejauhan, namun karena ketika kami sampai disana pas banget jam 12an siang which is lagi panas panasnya, jadi kami tidak berlama lama.

Harusnya kalau kami meneruskan perjalanan bisa sampai menuju pantai Bima yang terenal itu, cuman karena udah lapar dan panas kami memutuskan untuk kembali dan pulang. Melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Meskipun singkat, saya tetap terkesan dengan wisata alam Baluran, dimana lagi bisa menikmati pemandangan di Indonesia rasa Afrika :)


Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar