Porto
HAPPY LIKE A BEE
Living Our Dreams

Wisata alam jatiluwih pilihan mantan presiden Obama

Jatiluwih bukan sekedar objek wisata biasa. Pemandangan indah sawah terasering atau sawah berundak di jatiluwih bali telah di akui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Faktor itu juga yang bisa jadi, sebagai alasan mantan Presiden Obama mengunjungi jatiluwih tahun lalu saat berkunjung ke Bali.

img-1522308704.jpg

Bayangan anda menjelajahi persawahan seluas 303 hektar yang tersusun rapi dengan hamparan padi yang menghijau dan udara segar pedesaan sangat memungkinkan membangkitkan keinginan untuk segera menikmati keindahannya. Dan kabar baiknya, selain anda bisa terlihat keren di instagram dengan berfoto swa maupun bersama sama anda juga bisa ikut merasakan bagaimana rasanya membajak sawah. Yup, jika menginginkan, anda bisa ikut matekap, yaitu membajak sawah secara tradisional dengan menggunakan tenggala dan sampit yang ditarik oleh sapi. Atraksi tersebut merupakan program Daerah Tujuan Wisata ( DTW ) Jatiluwih, seperti yang dijelaskan Bapak  I Wayan Wiranata, Divisi Promosi DTW Jatiluwih yang diberitakan di media online Jawapos. Tapi jika anda hanya ingin menikmati pemandangan sembari bersantap siang,  anda bisa memilih beberapa cafe yang ada disekitar DTA jatiluwih.

img-1522308748.jpg

saya sendiri memilih memilih Kafe Gong Jatiluwih saat itu, menu yang bisa anda pilih di kafe ini adalah makanan western maupun masakan indonesia. Minuman yang disediakan juga beraneka ragam, minuman simple semacam air mineral hingga minuman jus buah. Bagi saya, bersantap siang dengan menikmati masakan Indonesia dan menikmati suasana desa jatiluwih merupakan pengalaman yang sangat berkesan. Mau tidak mau jadi ingat darimana semua masakan enak yang tersaji di piring berasal. Setelah selesai menikmati makanan, anda bisa melanjutkan untuk mengambil sudut sudut di kafe ini untuk mendapatkan latar belakang foto pemandangan yang indah.

img-1522308790.jpg

Dan jika anda masih penasaran, anda bisa turun ke area persawahan dan menjelajahi persawahan yang menghampar seperti yang dilakukan oleh beberapa rombongan wisata mancanegara yang saya lihat saat itu.



Bagikan Post


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar